Ancaman Bagi Orang Mengikari Seorang Wali-katailmuu
بسم الله الرحمن الرحم
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد

1. Sayyiduna Imam Bin Umar Al-Habsyi
Sayyiduna Imam Bin Umar Al-Habsyi meriwatyatkan dari sang gurunya Habib Abdullah Bin Husain Bin Thahir: “jika ada seorang wali yang berada di dalam alam ghaib dan berada dalam keadaan meniadakan seluruh alam selain Allah (puncak kedekatanya dengan Allah) berbicara dengan pembicaraan yang tidak dipercaya oleh akal. Maka janganlah tergesa-gesa untung megingkari ucapan tersebut dan jangan pula mencelanya. Akana tetapi kita lhat dulu siapa orang yang berbicara seperti itu. Apakah dia seorang wali yang shaleh atau tidak?. Jika memang benar jika dia seorang wali, maka perlu diperhatikan, apakah ucapan yang dinisbatkan kepadanya itu benar?. Dan setelah kita pastikan ucapan itu benar dari wali tersebut maka jika berjalan sesuai syari’at yang mulia (maka hal tersebut selesai masalahnya). Namun jika ucapan wali tersebut tidak seseuai dengan jalan syari’at maka diminta dari orang yang menguasai ilmu dhahir dan bathin untuk mentakwili ucapan itu dengan makna yang bisa diterima oleh akal dan syari’’at. (Al-Manhaj As-Sawi.191)
2. mentakwil ucapan orang yang shaleh yang zhahirnya munggkar
Solusi yang baik dalam mentakwil ucapan orang yang shaleh yang zhahirnya munggkar adalah dengan mengarahkannya sebaai ucapan orang yang sedang berada pada alam ghaib dan tengah mengalami istiqhraq dan hilangnya kesadaran serta keluarnya keadaan dari ikhtiar seseorang yang denganya bergantung hukum allah. Dasar meganai hal ini sudah cukup dengan hadits yang saheh yang megumpamakan kegembiraan allah yang maha suci terhadap seseorang hamba yang bertaubat dan bagaiama kebahagiaan seorrang hamba yang mendapatkan kembali kendaraanya setelah kehilagan kendaraan tersebut sebagaiamana sabda nabi: “dari rasa gembira seseorang ketika menemukan kendaraannya setalah ia putus asa darinya, ia mengatakan “ya allah, engkau adalah ambaku dan aku adalah tuhanmu” ia salah karena kegembiraan yang sangat”. Ini adalah capan kufur yang sangat nyata jika seseorang megucapkannya secara sengaja. Namun jika tidak diaangapkekufuran jika dia tida sengaja kerena sebab kegembbiraan yang meliputinya begitu besar.(annafis al’ulwiyyah.178)
3. zahirnya bertentagan dengan syari’at
Ada beberapa wali yang melakukan sesuatu yang zahirnya bertentagan dengan syari’at padahal mareka mempuayai dalil-dalil yang tidak diketahui kecuali orang-orang yang mempuayai hati-hati pilihan, seperti kisah khidlir yang telah mengerjakan beberapa hal yang dhahirnya mungkar di mata nabi musa.
4. Habib Abdullah Al-Hadad Berkata
وسلم لأهل في كل مشكل # لديك، لديهم واضح بالأدلة
Pasrahkanlah kepada kekasih allah setiap perkara. Yang menurutmu janggal (perbuatan yang dhahirnya tidak sesuai dengan syari’at yang di lakukan oleh wali allah karena), mareka mempuayai dalil-dalil yang jelas. (Ad-Durar Al-Mandzum.98)
5. Sayyid muhammad bin hadi assegaf
Sayyid muhammad bin hadi assegaf berkata: “jangan pernah kalian tertipu oleh salah seorang wali yang kalian lihat, beliau menunda shalat sampai akhir waktu. Barang kali sang guru memerintahkanya untuk bebuat seperti itu atau beliau mempuyai tujuan yang bai, karena ada salah seorang wali berkata: “kami akhirkan shalat kami supaya shalat-shalat yang tidak terangkat (tidak diterima) dari orang-orang yang megakhirikan shalat atau dari orang-orang yang kurang perhatian dalam shalatnya bisa terangkat”. (Tufathul Asyraf.2/61)
6. Syekh Husain Al-Hallaj
Telah keluar hukuman mati untuk Syekh Husain Al-Hallaj. Maka disaat beliau dibunuh megalirlah darah beliau diatas permukaan tanah dengan bentuk tulisan-tulisan lafazd Allah. Lalu ada yang mendatagi hakim yang menghukumi mati Syekh Husain Al-Hallaj seraya berkata: “anda telah menghukumi mati orang yang ketika dibunuh mengalir darahnya di atas tanah dengan tulisa-tulisan lafadh allah.” Kamudian sang hakimpun marah-marah sambil melemparkan tinta ke dinding. Kemudian tempat tinta itupun pecah dan berantakan sedangkan tinta yang didalamnya tumpah ke permukaan tanah dengan tulisan-tulisan Allah. (Kalamul-Habib Idrus Al-Habsyi.100)
اللهم صل على محمد وعلى آل محمد
Subhanallah
BalasHapus